Papan Ulin Kalimantan Bekas

Papan ulin Kalimantan bekas
Selamat pagi
.
Papan ulin Kalimantan bekas masa ini sangat susah di cari, banyak faktor yang menyebabkan hal itu terjadi. Ketersediaan bahan bekas di lapangan sudah menipis seiring permintaan papan ulin bekas yang begitu tinggi.

.
Pengadaan bahan papan ulin bekas yang terbilang agak butuh cukup waktu di lapangan, dan kadang ini proses pengadaan cukup lama ini yang menyebabkan supplier dan client agak sedikit beralih ke kayu ulin baru.

Berbagai carapun di tempun vendor dan client untuk mendapatkan kayu ulin ini, yang tentunya sangat tidak menguntungkan bagi konsumen yang suka dengan papan ulin bekas. Satu lagi cuaca juga sangat mempengaruhi ketersediaan bahan baku papan ulin bekas. Kalau musim hujan dan banjir dimana mana akan menghambat proses pengadaan bahan ini.
.
Info lain silahkan klik web kami, telpon sms atau pesan lewat media lain
.
Eka Satya
Flooringbali
flooringdeckingbali.wordpress.com
0813 3893 9306
0819 9903 5379
Bali – Indonesia
.
.
#kayu #wood #woods #kayubekas #recyclewood #reclaimedwood #kayuulinbekas #recycleulinwood #reclaimedulinwood #recycleironwood
#reclaimedironwood #papanulin #ulinboard #ironwoodboard #papanulinbekas #recycleulinboard #reclaimedulinboard

Advertisements

Tips Membeli Kayu Bekas di Bali

Tips Membeli Kayu Bekas di Bali

Selamat pagi

Kayu bekas semakin digemari dan menjadi primadona beberapa dekade belakangan ini karena kayu-kayu baru semakin langka dan harganya pun lumayan mahal. Sehingga, kayu bekas menjadi alternatif untuk memenuhi kebutuhan kayu, yang pastinya berharga lebih murah dari kayu baru namun menawarkan kualitas yang tidak kalah dibandingkan dengan kayu baru.

Jenis kayu bekas pun bermacam-macam. Mulai dari kayu ulin (kayu besi), kayu jati bekas, bahkan ada juga kayu bekas kapal.

Bali adalah salah satu daerah dimana kita bisa menemukan berbagai jenis kayu bekas dan aneka rupa hasil kerajinan seperti mebel hingga furniture yang juga terbuat dari kayu-kayu bekas. Tidak mengherankan, mengingat Bali adalah salah satu destinasi wisata terkenal di Indonesia yang pengunjungnya tidak hanya wisatawan domestik, melainkan juga dari mancanegara.

Latar belakang itulah yang membuat Bali menjadi lumbung villa dan rumah mewah berbahan kayu yang mampu memberikan kesan alami. Itu jugalah alasan yang membuat Bali menawarkan banyak hasil kerajinan dari kayu, ukiran, mebel, furniture, dan karya seni karya seni menakjubkan lainnya.

Kayu-kayu bekas memiliki kualitas yang kadang-kadang tidak kalah dibandingkan dengan kayu baru. Kualitas tersebut biasanya didapatkan karena usia kayu yang semakin tua. Apalagi jika kita berbicara soal kayu jati dan kayu ulin, kedua jenis kayu ini apabila usianya semakin tua, maka kekuatan dan kehandalannya pun akan meningkat beberapa kali lipat. Tidak heran apabila kayu ulin bekas semakin banyak diburu.

Tips membeli kayu bekas di Bali

Ada banyak hal yang bisa kita buat dengan menggunakan kayu bekas mulai dari lantai rumah (flooring), decking (kolam renang, halaman rumah, dermaga), gazebo atau bale bengong, aneka rupa kerajinan, mebel, furniture seperti lemari, hingga kursi dan meja. Kayu-kayu bekas juga banyak dimanfaatkan untuk membuat rumah, dinding, interior, limasan, tiang, dan lain-lain. Untuk mendapatkan kayu bekas yang berkualitas dan sesuai keinginan, berikut adalah tips-nya.

Hubungi penyedia kayu bekas di Bali yang terpercaya

Penjual kayu bekas di Bali yang terpercaya dan memiliki banyak stok kayu bekas, terutama ironwood (ulin), kayu bekas kapal, dan kayu jati adalah Pak Eka Satya. Seorang penyedia kayu baru, kayu bekas, dan tukang dengan berbagai keahlian mulai dari carpenter, ahli ukir (carver), hingga finisher, yang sekaligus memiliki reclaimed wood source terpercaya.

Nomor telepon (kontak) penyedia kayu bekas di Kuta Bali (Pak Eka Satya) 081-999-035-379 dan 081-338-939-306.

Belilah kayu bekas yang terawat

Walaupun kayu bekas terkenal kuat dan tahan lama, namun apabila tidak dirawat atau tidak diletakkan di tempat yang terjamin dan aman, maka kayu-kayu itu pun bisa saja mengalami penurunan kualitas dan ketahanan karena pengaruh lingkungan.

Oleh sebab itu, belilah hanya kayu-kayu bekas di bengkel kayu atau penjual kayu yang menyediakan tempat khusus (yang terlindungi dan layak) untuk kayu-kayu yang mereka jual.

Perhatikan kayu secara detail

Jika Anda membutuhkan kayu utuh (kayu keras/solid) berukuran panjang, maka Anda perlu sedikit lebih teliti ketika memilih. Karena ada beberapa kayu yang kadang-kadang sengaja disambung untuk membuatnya menjadi lebih panjang.
Walaupun disambung dengan metode tertentu (yang kuat) namun tetap saja ini adalah bagian terlemah dari kayu tersebut yang sewaktu-waktu bisa patah. Jadi, jangan ragu-ragu untuk melakukan double check terhadap kayu-kayu yang akan dibeli sebelum bertransaksi.

Beli dan pilihlah kayu di siang hari

Cahaya di malam hari sangat terbatas, tidak hanya cahaya yang terbatas, kadang-kadang mata kita juga mengalami rabun senja sehingga tidak awas ketika melihat di malam hari. Agar tidak salah memilih kayu dan bisa membedakan antara kayu yang bagus dan kayu yang jelek, pastikan Anda membeli kayu di siang hari sehingga dapat melihat setiap detail dari kayu-kayu yang akan dibeli dengan bantuan sinar matahari.

Kayu tidak harus bebas cacat

Yang namanya kayu bekas, pasti ada saja bagian-bagiannya yang kadang-kadang cacat seperti berlubang karena bekas di paku, dll. Kayu bekas yang sesuai dengan kriteria namun memiliki bagian yang cacat jika masih bisa ditoleransi tidak perlu dikhawatirkan. Cacat pada kayu yang disengaja dan bukan akibat rayap atau jamur bisa diperbaiki (ditambal) dengan sedikit sentuhan.

Silahkan klik dan jelajahi web kami untuk informasi lain yang mungkin bermanfaat buat rekan. Dan jangan sungkan untuk telpon sms wa kapan saja kami akan berusaha membantu.

Salam sukses

Eka Satya
Flooringbali
Web : flooringdeckingbali.wordpress.com
Email : kaliasembali@gmail.com
Phone : 081 338 939 306
Phone : 081 999 035 379
Address : Jl Mertasari No 99, Kedampang, Kerobokan, Kuta, Badung, Bali – Indonesia

Tips Membangun Rumah Berbahan Dasar Kayu

Tips Membangun Rumah Berbahan Dasar Kayu

Selamat pagi

Wooden house atau rumah kayu adalah alternatif rumah murah atau rumah dengan biaya rendah yang bisa dijadikan sebagai opsi jika Anda tertarik untuk membangun rumah yang bagus namun masih terkendala budget. Seperti yang kita tahu, rumah kayu saat ini memang semakin jarang dilirik karena dianggap lebih mudah rusak akibat pelapukan. Sehingga, banyak orang yang memanfaatkan kayu hanya di tempat-tempat tertentu di rumah seperti untuk lantai saja, untuk furniture, atau kusen, daun pintu, serta daun jendela.

Walau demikian, modern ini masih kita temukan banyak rumah yang dibangun dengan kayu dan papan namun tetap terlihat kokoh, bagus, dan tahan lama. Apa rahasianya? Jika ingin membangun rumah berbahan dasar kayu yang awet dan tetap terlihat menarik dalam jangka waktu yang lama, berikut adalah beberapa tips yang bisa Anda coba.

Pilih kayu yang kuat dan awet

Sebuah bangunan rumah bisa terdiri atas berbagai macam kayu, mulai dari kayu ulin, kayu meranti, kayu kamper, dan lain-lain. Berbagai macam kayu tersebut memiliki kekuatan, harga, ketahanan terhadap air, hingga pola dan warna yang berbeda-beda.

Oleh sebab itu, memilih kayu untuk ditempatkan di tempat yang tepat adalah sebuah keharusan sebelum Anda mulai merancang sebuah wooden house.

Kayu ulin

Kayu ulin misalnya, kayu ini sangat cocok apabila dijadikan sebagai lantai rumah, tiang, dan tangga. Tidak hanya cocok digunakan pada interior rumah, kayu ulin juga cukup bisa diandalkan ketika diletakkan di luar rumah (outdoor). Kayu ulin bekas atau baru, keduanya bisa dimanfaatkan untuk membuat balkon, pagar, jembatan, maupun dek teras atau kolam renang.
Bagi Anda yang tertarik untuk menggunakan kayu saja sebagai lantai vila atau rumah, kayu ulin adalah yang paling direkomendasikan. Kayu ini bahkan bisa bertahan lama dan tidak mudah lapuk apabila digunakan sebagai lantai kamar mandi sekalipun.

Kayu jati

Selain kayu ulin, pilihan kayu yang kedua, yang memiliki tingkat kekerasan dan kekuatan kelas I adalah kayu jati. Modern ini kita mengenal kayu jati sebagai pilihan untuk membuat furniture. Walau demikian, kayu yang terkenal kuat dan memiliki motif terbaik ini juga bisa dimanfaatkan untuk membangun bagian-bagian dari sebuah rumah. Misalnya, untuk membuat daun pintu dan daun jendela, kusen, tempat tidur, bahkan tidak sedikit yang menggunakan kayu jati sebagai bahan dasar ukiran untuk menghias rumah.

Kayu jati juga cocok apabila digunakan untuk membangun rangka rumah dan bale bengong (gazebo). Tidak hanya handal untuk interior, kayu jati juga terkenal tahan cuaca dan bisa dimanfaatkan untuk eksterior rumah.

Pilih cat melamin yang terbaik

Selain bisa jadi alternatif untuk menekan harga saat membangun rumah karena terkenal murah, kayu juga sering dipilih karena memiliki motif yang sangat bagus sehingga mampu memunculkan kesan alami yang menenangkan, memiliki sifat akustik yang baik, serta memiliki nilai artistik yang tinggi. Untuk melindungi agar serat kayu, warna, serat, dan motif kayu tidak mudah rusak, maka kita perlu memilih cat melamin yang baik.

Gunakan kayu Solid atau kayu keras yang terkuat untuk bagian-bagian tertentu saja

Tidak bisa dipungkiri bahwa harga kayu ulin atau kayu jati baru maupun bekas lumayan mahal sehingga, kita harus pandai-pandai dalam memilih peruntukannya. Selain cocok untuk bahan lantai rumah, kayu ulin maupun kayu jati juga sangat cocok apabila digunakan sebagai:

Lantai kamar mandi
Tiang rumah
Teras (deck)
Decking kolam renang (pool decking)
Cocok untuk membuat bale bengong

Kayu cocok untuk membangun villa

Jumlah kunjungan wisata di Indonesia terus meningkat sehingga tidak mengherankan apabila semakin banyak villa yang dibangun sebagai alternatif akomodasi (tempat menginap) selain hotel. Megapa? Villa terkesan lebih nyaman, serasa seperti di rumah sendiri, lebih privat, dan tidak sedikit yang tergolong mewah.

Daerah seperti Bali adalah tempat yang cocok membangun villa dengan menggunakan kayu. Villa kayu memiliki beberapa keunggulan di antaranya adalah:

Lebih hangat sehingga cocok diterapkan di tempat-tempat yang dingin
Terkesan alami dan bernilai seni
Ramah lingkungan
Biaya perawatan dan pembangunannya murah
Bisa di bongkar pasang sehingga kayu bekasnya pun masih bisa dijual

Pilihlah tukang yang handal

Jika ingin membangun rumah kayu, pilihlah tukang yang benar-benar handal dan memiliki spesialis. Jika Anda tinggal dan ingin membangun rumah/villa dari kayu di Bali misalnya, mencari tukang kayu di Bali yang bagus dan berpengalaman serta handal adalah sebuah keharusan. beberapa contoh spesialisasi yang dimiliki oleh tukang kayu antara lain: carpenter (tukang), carver (tukang ukir), hingga finisher.

Tempat membeli kayu

Jika ingin membangun sebuah wooden house, maka Anda perlu source (sumber kayu yang berlimpah dan dekat) yang akan berfungsi sebagai pemasok berbagai jenis kayu yang dibutuhkan selama proses pembangunan.

Sebelum Anda membangun rumah kayu, pastikan di daerah atau kota tempat Anda tinggal ada penyedia atau penjual kayu yang Anda butuhkan nanti. Selain kayu baru, kayu bekas juga sebenarnya bisa dimanfaatkan, karena beberapa jenis kayu bekas memiliki kualitas yang tidak jauh berbeda dengan kayu baru.

Silahkan klik dan jelajahi web kami untuk informasi lain yang mungkin bermanfaat buat rekan. Dan jangan sungkan untuk telpon sms wa kapan saja kami akan berusaha membantu.

Salam sukses

Eka Satya
Flooringbali
Web : flooringdeckingbali.wordpress.com
Email : kaliasembali@gmail.com
Phone : 081 338 939 306
Phone : 081 999 035 379
Address : Jl Mertasari No 99, Kedampang, Kerobokan, Kuta, Badung, Bali – Indonesia

Tips Memanfaatkan Kayu Bekas

Tips Memanfaatkan Kayu Bekas

Kayu adalah salah satu material paling serbaguna dan paling ramah lingkungan yang bisa kita manfaatkan untuk banyak hal, mulai dari untuk mendekorasi rumah, untuk membangun kembali sebuah rumah (rebuilding), bisa juga dimanfaatkan untuk membuat berbagai jenis furniture, hiasan dinding, deck, bale bengong, cocok juga untuk membangun villa, lantai (flooring) rumah, dan masih banyak yang lainnya.

Menambahkan kayu akan membuat rumah terlihat lebih alami, cozy, bahkan bisa membuat sebuah rumah terlihat lebih mewah karena sejatinya kayu juga memiliki berbagai jenis, kelas, hingga motif yang beragam.

Jika Anda punya banyak ide-ide kreatif, berbagai jenis kayu bekas seperti, kayu bekas kapal, kayu bekas bangunan, atau bahkan kayu sisa-sisa juga bisa disulap jadi sesuatu yang menarik. Nah jika Anda tertarik untuk memanfaatkan kayu bekas, berikut adalah beberapa tips memilih dan memanfaatkan kayu bekas yang bisa Anda jadikan sebagai referensi.

Lantai rumah

Lantai kayu untuk rumah tidak selalu harus berasal dari kayu yang baru. Melainkan kayu-kayu bekas atau sisa sisa potongan kayu juga bisa dimanfaatkan untuk lantai. Contoh kayu bekas berkualitas yang bisa di buat sebagai lantai di antaranya adalah kayu ulin dan kayu jati. Anda bisa membuat lantai dengan motif dan bentuk tertentu berdasarkan ukuran kayu bekas yang Anda miliki.

Meja dan kursi

Membuat furniture dari bahan-bahan kayu bekas bisa jadi alternatif lain untuk memanfaatkan sisa sisa kayu yang tidak terpakai. Bahkan, di tangan orang-orang kreatif, sisa-sisa kayu tersebut bisa disulap menjadi sesuatu yang bernilai tinggi.

Seperti yang kita tahu, kayu-kayu berkualitas seperti kayu bekas kapal atau kayu jati bekas tentu saja akan sayang sekali apabila tidak dimanfaatkan. Membuat berbagai macam meja dan kursi dengan menggunakan kayu bekas bisa dilakukan untuk menambah warna furniture serta interior rumah Anda.

Kayu jati juga sangat baik apabila dimanfaatkan untuk membuat meja dan kursi yang diletakkan di luar rumah (outdoor), yang sering terkena hujan dan panas, karena, jenis kayu ini dikenal tahan cuaca dan tidak mudah rusak.

Rak

Buku hampir tidak pernah lepas dari kehidupan sehari-hari. Menjaga dan merawat buku agar awet, selain diletakkan di dalam lemari, buku-buku tersebut juga bisa di sebuah rak agar mudah dijangkau serta bisa juga dimanfaatkan untuk mempermanis sebuah ruangan.

Membuat rak tidak harus dengan menggunakan papan atau kayu baru. Kayu-kayu bekas sekalipun tetap bisa dimanfaatkan untuk membuat rak yang cantik dan kuat. Selain rak berbentuk konvensional untuk sepatu, buku, atau untuk perabotan dapur, bilah-bilah papan bekas seperti kayu bekas kapal hingga ulin bekas bisa di buat menjadi flying shelf yang menarik.

Dek kolam renang

Saat ini kolam renang semakin sering kita jumpai tidak hanya di hotel-hotel dan villa melainkan juga di rumah-rumah. Kolam renang pribadi atau (private pool) akan tampil lebih cantik apabila di dekorasi dengan menggunakan kayu. Pemanfaatan kayu sebagai deck (dek) kolam renang adalah yang paling tepat. Kayu untuk dek kolam yang tahan air dan tahan cuaca adalah jenis kayu-kayu dengan kekuatan dan kualitas kelas I seperti seperti:

Kayu jati
Kayu merbau
Kayu ulin
Kayu bengkirai, dan
Kayu damar laut

Dekorasi dinding

Kayu bekas yang bisa dimanfaatkan tidak selalu berbentuk utuh. Bahkan kayu-kayu bekas yang berbentuk unik, alami, dan terdapat sedikit kerusakan bisa jadi pilihan untuk mempercantik rumah atau ruangan.

Salah satu bentuk pemanfaatan kayu bekas adalah untuk dekorasi dinding. Beberapa ide dekorasi dinding yang bisa Anda buat dengan menggunakan kayu bekas antara lain:

Bingkai cermin
Hiasan dinding
Tempat gantungan baju
Untuk menambahkan aksen kayu pada sebuah ruangan, dan masih banyak yang lainnya

Manfaatkan jasa tukang kayu

Jika Anda punya ide-ide brilian untuk memanfaatkan kayu bekas namun tidak memiliki keahlian atau tidak punya waktu untuk memasangnya, Anda bisa memanfaatkan jasa tukang kayu. Tukang kayu yang handal biasanya memiliki skill yang spesifik, mulai dari tukang (carpenter), ahli ukir (carver), hingga spesialis finishing (finisher).

Jika Anda tinggal di kota-kota besar seperti di Bali, menemukan tukang kayu di Bali yang berpengalaman dan ahli bukan perkara sulit. Bahkan tidak sedikit di antara mereka yang kadang-kadang juga menjual kayu-kayu bekas sehingga tenaga maupun jasanya bisa dimanfaatkan sekaligus.

Silahkan klik dan jelajahi web kami untuk informasi lain yang mungkin bermanfaat buat rekan. Dan jangan sungkan untuk telpon sms wa kapan saja kami akan berusaha membantu.

Salam sukses

Eka Satya
Flooringbali
Web : flooringdeckingbali.wordpress.com
Email : kaliasembali@gmail.com
Phone : 081 338 939 306
Phone : 081 999 035 379
Address : Jl Mertasari No 99, Kedampang, Kerobokan, Kuta, Badung, Bali – Indonesia

Pilihan Kayu yang Tepat untuk Flooring Rumah

Pilihan Kayu yang Tepat untuk Flooring Rumah

Selamat pagi

Hardwood flooring saat ini semakin jarang dipilih karena semakin banyak orang yang tertarik menggunakan lantai kayu rekayasa. Tidak sulit untuk mengidentifikasi antara yang asli dan yang palsu. Dan tentunya, walaupun bisa memberikan kesan gaya kontemporer modern, namun tetap saja lantai kayu rekayasa tidak bisa memberikan nilai artistik dan berbagai keunggulan lainnya seperti saat menggunakan kayu solid (keras) sebagai lantai.

Membangun sebuah rumah dengan lantai berbahan kayu seringkali dipandang sebelah mata. Padahal, lantai kayu memiliki banyak kelebihan seperti: membuat rumah terlihat anggun dan mewah, mudah dirawat, tahan lama (apabila kayu yang dipilih kuat seperti kayu ulin atau jati), fleksibel dan bisa diganti tanpa menyebabkan kerusakan berarti ketika ada salah satu bilah papan yang rusak, bisa meningkatkan sifat acoustic sebuah ruangan, menawarkan udara di dalam rumah yang lebih baik; bahkan, banyak agen real estate yang mengatakan bahwa rumah berlantai kayu keras umumnya lebih mudah laku dibandingkan dengan yang menggunakan lantai keramik.

Melihat berbagai kelebihan tersebut, tidak salah rasanya apabila kita menjatuhkan pilihan pada kayu solid untuk flooring atau decking. Apalagi, Indonesia adalah salah satu negara penghasil kayu terbaik untuk decking yang tahan air melalui kayu ulin.

Nah, jika Anda tertarik untuk membangun rumah dengan bahan dasar kayu sebagai lantainya, ada baiknya Anda mengetahui terlebih dahulu macam-macam kayu yang bisa digunakan untuk lantai.

Memilih kayu untuk lantai rumah

Kayu solid (hardwood)

Berikut adalah beberapa kelebihan kayu solid (keras), antara lain:

1. Bisa memberikan kehangatan alami yang baik pada sebuah ruangan

2. Tahan lama dan tidak mudah aus

3. Bisa di amplas dan dan di refinishing hingga berkali-kali

4. Ada banyak pilihan kayu keras yang tahan air, sehingga cocok digunakan di bagian-bagian yang sibuk sekalipun seperti di luar ruangan, dapur, atau di bagian-bagian yang lembab seperti untuk deck kolam renang atau teras (beranda/balkon).

Namun perlu diketahui, kayu solid bisa mendapatkan berbagai pengaruh dan mengalami perubahan tertentu, termasuk pelapukan apabila jenis kayu yang dipilih tidak kuat dan penempatannya tidak tepat. Beberapa jenis kayu bahkan ada yang bisa berubah warna jika sering terkena sinar matahari.

Jenis kayu keras yang cocok untuk lantai rumah di antaranya adalah:

1. Kayu ulin Kalimantan.

Ini adalah salah satu contoh kayu yang tahan air dan apabila direndam sekalipun, kayu ini tidak akan lapuk, bahkan cenderung berubah menjadi lebih kuat lagi. Kayu ini tahan rayap, bisa bertahan di berbagai cuaca, baik hujan maupun panas.

Beli kayu ulin untuk flooring atau decking bisa dilakukan di banyak tempat. Misalnya jika Anda tinggal di Bali, membeli kayu ulin di Bali tidaklah sulit.

2. Kayu Merbau.

Adalah pilihan kayu untuk lantai lainnya yang bisa Anda ambil jika menginginkan lantai dengan warna dan motif yang solid.

3. Kayu Jati.

Sudah sejak lama masyarakat Indonesia mengenal kayu jati sebagai salah satu kayu unggul yang memiliki keawetan dan kekerasan menakjubkan (kelas I). Kayu ini memiliki banyak peminat, tidak hanya cocok digunakan sebagai flooring melainkan banyak juga dimanfaatkan untuk membuat furniture. Alasan lain mengapa kayu jati banyak dipilih adalah karena corak alaminya yang sangat bagus.

4. Kayu bengkirai.

Kayu ini memiliki tingkat kekerasan kelas 1 dan 2, serta tingkat keawetan kelas satu. Kayu keras ini banyak juga digunakan untuk flooring dan decking. Bisa jadi alternatif selain kayu ulin.

Engineered Wood Flooring

Kayu jenis ini dibuat dari lapisan kayu asli atau bambu yang tipis di bagian atas dari kayu struktural tersebut. Tergolong murah namun kualitasnya jauh berada di bawah kayu keras (kayu solid).

Sebagian besar kayu jenis ini (kayu rekayasa) tidak menyertakan kayu solid atau kayu keras sebagai bahan utama, termasuk juga tidak menyertakan laminate. Hal tersebut menyebabkan kayu jenis ini lebih mudah rusak, tidak mudah dipelitur, tidak mudah di refinishing, apalagi di veneer.

Lantai laminasi

Lantai laminasi atau yang dikenal dengan istilah laminate flooring, dibuat dengan menggunakan serat papan padat dan diberikan pelindung plastik transparan. Salah satu kelebihannya adalah, hampir semua lantai laminasi bisa menirukan motif kayu apapun, sehingga pilihan motifnya sangat banyak. Kelebihan lain yang dimiliki oleh kayu ini adalah, tidak berubah warna ketika terkena sinar matahari langsung.

Ini adalah alternatif pilihan lantai yang tahan lama, namun apabila bagian luarnya rusak, maka secara otomatis lantai tersebut harus diganti secara keseluruhan.

Silahkan klik dan jelajahi web kami untuk informasi lain yang mungkin bermanfaat buat rekan. Dan jangan sungkan untuk telpon sms wa kapan saja kami akan berusaha membantu.

Salam sukses

Eka Satya
Flooringbali
Web : flooringdeckingbali.wordpress.com
Email : kaliasembali@gmail.com
Phone : 081 338 939 306
Phone : 081 999 035 379
Address : Jl Mertasari No 99, Kedampang, Kerobokan, Kuta, Badung, Bali – Indonesia

Penyebab Kayu Lapuk dan Mudah Rusak

Penyebab Kayu Lapuk dan Mudah Rusak

Selamat Pagi

Kayu adalah salah satu jenis material yang sering digunakan untuk membangun rumah. Kayu banyak dimanfaatkan sebagai tiang, lantai, deck, dinding, furniture, hingga limasan. Bahkan, tidak sedikit bangunan atau rumah yang seluruh bagiannya dibangun dengan menggunakan kayu. Namun sayangnya, jenis kayu tertentu bisa menjadi lapuk dan rentan terhadap kerusakan apabila ditempatkan di tempat yang tidak tepat atau apabila tidak dirawat dengan benar.

Jika rumah Anda menggunakan kayu sebagai lantai rumah, untuk tiang, dinding, atau yang lainnya, Anda perlu tahu apa saja yang dapat menyebabkan kayu mudah lapuk dan rusak sehingga bisa mencegahnya.

Pelapukan pada kayu

Kayu bisa membusuk apabila basah atau lembab. Kadar air yang melebihi 30% atau lebih akan menyebabkan kayu lebih cepat membusuk. Selanjutnya, pembusukan pada kayu juga bisa dipicu oleh spora yang terbawa angin dan menempel di kayu yang lembab.

Ketika suhu cukup hangat, spora tersebut akan berkecambah dan berubah menjadi jamur (tumbuhan) yang akarnya bisa menembus serta masuk ke dalam kayu. Lalu, akar tersebut akan mengeluarkan enzim yang dapat menyebabkan kayu menjadi lapuk sehingga lebih mudah dimakan oleh jamur.

Pada umumnya, jamur berkembang biak membentuk koloni dan hidup di bawah kondisi yang tepat dengan suhu tertentu serta bisa menyebar dengan sangat cepat. Pembusukan yang terjadi pada kayu bukan hanya sekedar membuat kayu terlihat jelek, melainkan dalam jangka waktu tertentu akan menyebabkan kegagalan struktural. Kondisi ini akan membuat kayu menjadi mudah patah, tidak kuat menahan beban, atau mudah rusak dan hancur.

Jamur

Seperti kebanyakan organisme lainnya, jamur membutuhkan 4 kondisi dasar untuk bisa bertahan hidup. Dalam hal ini, mereka membutuhkan:

A. Oksigen.

Dalam kebanyakan kasus, udara yang mengandung minimal 20% oksigen adalah yang dibutuhkan oleh jamur untuk bisa hidup.

B. Air.

Air sangat penting bagi semua makhluk hidup tidak terkecuali jamur. Kayu yang berpori biasanya bisa menahan air layaknya sebuah spons. Jika jumlah air sangat sedikit di dalam kayu, maka jamur tidak akan dapat bertahan hidup. Sebaliknya, jika jumlah air terlalu banyak, hal tersebut juga akan menyebabkan oksigen yang dibutuhkan oleh jamur untuk berkembangbiak berkurang.

Pelapukan yang terjadi pada kayu yang terendam umumnya terjadi akibat adanya kandungan air di dalam kayu sekitar 20% atau lebih, serta kandungan oksigen yang mungkin terdapat di dalam sel kayu.

C. Suhu yang tepat.

Suhu ideal untuk pembusukan jamur berkisar antara 21 derajat Celcius hingga 32 derajat Celcius. Kebanyakan jamur penyebab pelapukan pada kayu akan mati apabila terkena suhu di atas 54 derajat Celcius.

D. Makanan.

Dalam hal ini, makanan utama untuk jamur adalah kayu itu sendiri. Selain menjadi sumber makanan, kayu juga akan menjadi inang yang akan melindunginya dari suhu ekstrim dan yang akan menyediakannya oksigen serta air.

Tips agar kayu yang digunakan untuk bahan bangunan tahan lama dan tidak mudah lapuk

1. Gunakan kayu yang tepat.

Ada banyak jenis kayu yang bisa kita temui untuk bahan bangunan mulai dari kayu ulin, kayu jati, kayu kelapa, kayu kamper, kayu bengkirai, kayu merbau, kayu gelam, kayu meranti, akasia, dan lain-lain. Di antara beberapa jenis kayu tersebut, kayu ulin dan jati adalah jenis kayu yang paling kuat dan bisa ditempatkan di dalam ruangan maupun di luar ruangan.

Kayu jenis ini terkenal tahan air dan cuaca. Sehingga tidak mengherankan apabila sering digunakan sebagai tiang listrik atau bantalan rel kereta api. Bahkan ketika dijadikan sebagai indoor/outdoor pool deck (dek kolam renang), kayu ini bisa diandalkan.

2. Berikan pengawet.

Jika kayu yang Anda gunakan rentan terhadap jamur dan diletakkan di luar ruangan, sebaiknya kayu tersebut dilindungi dengan pengawet agar terhindar dari pembusukan akibat jamur.

3. Jangan meletakkan kayu langsung di atas permukaan tanah. Meletakkan kayu langsung di atas permukaan tanah akan menyebabkan kayu lebih mudah lapuk karena selain berbagai kondisi cuaca maupun air dan oksigen, tanah seringkali mengandung sejumlah zat kimia dan organisme (rayap) yang dapat mempercepat proses pelapukan atau kerusakan pada kayu.

4. Gunakan karpet atau keset untuk melindungi kayu dari kerusakan akibat pasir dan kotoran. Jika Anda menggunakan kayu untuk lantai rumah, lindungi bagian-bagian yang paling sering dilalui dengan menggunakan karpet agar lebih awet.

Selain itu, letakkan keset di tempat-tempat yang strategis seperti di depan pintu rumah, di depan kamar, atau di dekat kitchen sink, dimana Anda sering berdiri. Manfaatnya adalah untuk mengurangi laju dan intensitas kerusakan pada bagian-bagian tersebut.

Silahkan klik dan jelajahi web kami untuk informasi lain yang mungkin bermanfaat buat rekan. Dan jangan sungkan untuk telpon sms wa kapan saja kami akan berusaha membantu.

Salam sukses

Eka Satya
Flooringbali
Web : flooringdeckingbali.wordpress.com
Email : kaliasembali@gmail.com
Phone : 081 338 939 306
Phone : 081 999 035 379
Address : Jl Mertasari No 99, Kedampang, Kerobokan, Kuta, Badung, Bali – Indonesia

Gambar Jembatan Ulin | Jembatan Ulin di Bali

Gambar Jembatan Ulin | Jembatan Ulin di Bali

Selamat Siang

Gambar Jembatan Ulin | Jembatan Ulin di Bali ini kami buat sesuai dengan yang di perlukan konsumen. Pemilihan dasar jembatan dengan beton juga mempertimbangkan aspek ketahanan dasar jembatan dan juga keselamatan pengguna jembatan di kemudian hari. Besaran beton juga dengan perhitungan yang matang.

Pemilihan kayu ulin kalimantan sebagai bahan dasar dari Gambar Jembatan Ulin | Jembatan Ulin di Bali ini juga bukan tanpa alasan, area jembatan yang ada di jurang dan sangat lembab karena kemungkinan bersentuhan dengan air sangat besar. Kayu Ulin kalimantan sangat cocok dengan kondisi dan situasi seperti itu, dimana kayu ulin kalimantan di gunakan dengan fungsi sama di area asalnya Kalimantan. Kayu Ulin ini di gunakan sebagai jalan kampung, jembatan, dermaga dan juga rumah rumah penduduk memakai kayu ulin.

Basaran bahan Gambar Jembatan Ulin | Jembatan Ulin di Bali ini sangat tergantung dari konsumen dengan tentunya kami yang mengarahkan juga sesuai dengan pengalaman yang kami punya. Bantalan lantai dengan ukuran 6x12cm dan 5x7cm adalah pilihan awal. Papan lantai dengan menggunakan papan ukuran 2.5x20cm. Railing dengan menggunakan balokan 10x10cm dan juga 5x7cm dan 4x6cm dan juga papan 2.5x20cm. Kombinasi material ini tentunya akan sangat menarik untuk di aplikasikan.

Kayu Ulin Kalimantan yang bisa di pakai untuk proyek Gambar Jembatan Ulin | Jembatan Ulin di Bali ini adalah kayu ulin kalimantan bekas dan kayu ulin kalimantan baru. Penggunaan kayu ulin kalimantan bekas sangat kami anjurkan karena memang kami kerja di kayu ulin kalimantan bekas. Tapi tidak menutup kemungkinan juga penggunaan kayu ulin kalimantan baru. Cuma pangadaan kayu ulin kalimantan baru mungkin akan butuh waktu yang lebih lama.

Ketahanan kayu ulin kalimantan bekas Gambar Jembatan Ulin | Jembatan Ulin di Bali mempunyai karakter yang unik, warna hitam gelap di permukaannya menandakan kayu ini sudah di pakai dalam jangka waktu yang cukup lama. Tanda bekas pemasangan juga akan kelihatan di material ini, seperti bekas lubang paku, bekas lubang baut dan juga pecah di masing masing sisinya. Tapi untuk ketahanan, kayu ulin kalimantan bekas sudah sangat tahan dan tidak perlu di ragukan lagi.

Silahkan klik dan jelajahi web kami untuk informasi lain yang mungkin bermanfaat buat rekan. Dan jangan sungkan untuk telpon sms wa kapan saja kami akan berusaha membantu.

Salam sukses

Eka Satya
Flooringbali
Web : flooringdeckingbali.wordpress.com
Email : kaliasembali@gmail.com
Phone : 081 338 939 306
Phone : 081 999 035 379
Address : Jl Mertasari No 99, Kedampang, Kerobokan, Kuta, Badung, Bali – Indonesia